Laboratorium Kesehatan Terpadu

PROFIL LABORATORIUM KESEHATAN TERPADU

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

1. Pengertian Laboratorium Kesehatan Terpadu FIK

Laboratorium Kesehatan Terpadu Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) merupakan sarana pendidikan, penelitian, dan pengembangan keterampilan yang menyediakan berbagai fasilitas praktikum secara terintegrasi dalam satu sistem. Laboratorium ini dirancang untuk menunjang proses pembelajaran mahasiswa agar mampu menguasai keterampilan klinik, keperawatan, dan ilmu kesehatan secara komprehensif.

Laboratorium terpadu menggabungkan berbagai bidang praktik seperti keperawatan dasar, maternal, anak, komunitas, hingga keperawatan kritis dalam satu manajemen sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif, sistematis, dan berkelanjutan.

2. Visi dan Misi Laboratorium Kesehatan Terpadu
Visi

Menjadi Laboratorium Kesehatan Terpadu yang unggul sebagai pusat pembelajaran, pelatihan, dan pengembangan keterampilan klinik yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada mutu pelayanan kesehatan.

Misi
  • 1. Menyelenggarakan kegiatan praktikum yang terintegrasi untuk mendukung proses pembelajaran mahasiswa.
  • 2. Mengembangkan keterampilan klinik, kebidanan, dan keperawatan sesuai standar kompetensi tenaga kesehatan.
  • 3. Menyediakan sarana dan prasarana laboratorium yang memadai, aman, dan berkualitas
  • 4. Mendukung kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan inovasi di bidang kesehatan.
  • 5. Mewujudkan suasana laboratorium yang kondusif, profesional, dan beretika.
3. Struktur Organisasi Laboratorium Kesehatan Terpadu
  • Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan
  • Wakil Dekan Bidang Akademik
  • Kepala Laboratorium Kesehatan Terpadu
  • Laboran / Teknisi Laboratorium
  • Dosen Pembimbing Praktikum
  • Mahasiswa Praktikan
Struktur ini dapat disesuaikan dengan kebijakan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Wiraraja.
4. Fungsi Laboratorium Kesehatan Terpadu

Laboratorium Kesehatan Terpadu memiliki beberapa fungsi utama, yaitu:

  • 1. Sebagai sarana praktikum mahasiswa
  • 2. Sebagai tempat pengembangan keterampilan klinik
  • 3. Sebagai pendukung kegiatan penelitian
  • 4. Sebagai sarana simulasi pelayanan kesehatan
  • 5. Sebagai media pelatihan kompetensi tenaga kesehatan
5. Macam-Macam Laboratorium dan Penjelasannya
6. Dokumen SOP
7. Dokumen Intruksi Kerja