Sumenep – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Wiraraja sukses menyelenggarakan kegiatan Sapa Sehat Masyarakat pada Sabtu, 02 Mei 2026 dengan tema “Gerakan Desa Sehat: Optimalisasi Peran Masyarakat dalam Risiko Genetik” di Desa Lombang, Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini serta pencegahan penyakit tidak menular, khususnya hipertensi dan diabetes melitus yang memiliki keterkaitan erat dengan faktor genetik.
Tema tersebut diangkat sebagai respons terhadap meningkatnya angka kejadian hipertensi dan diabetes melitus di masyarakat. Rendahnya kesadaran akan riwayat penyakit keluarga, kurangnya pemahaman mengenai risiko genetik, serta minimnya pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi tantangan yang masih dihadapi masyarakat Desa Lombang. Oleh karena itu, melalui kegiatan edukasi kesehatan dan skrining sederhana, masyarakat diharapkan mampu mengenali faktor
risiko sejak dini sehingga dapat menerapkan pola hidup sehat dan melakukan upaya pencegahan secara mandiri.
Kegiatan diawali dengan laporan ketua pelaksana oleh Tania Zahwa Ramadani yang menyampaikan tujuan serta rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan. Dalam laporannya, ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata mahasiswa dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi dan pelayanan kesehatan promotif serta preventif.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Lombang yang menyampaikan apresiasi kepada BEM KM Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Wiraraja atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Beliau berharap edukasi kesehatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara rutin sebagai upaya pencegahan penyakit.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ibu Dr. Ratna Indriyani, S.ST., Bdn., M.Kes. selaku Pembina BEM KM Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Wiraraja. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.
“Melalui kegiatan pengabdian seperti Sapa Sehat Masyarakat, mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga hadir secara langsung memberikan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Saya berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini serta pencegahan hipertensi dan diabetes melitus, terutama yang dipengaruhi oleh faktor genetik,” ujar beliau.
Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ibu Atika Jatimi, S.Kep., Ns., M.Kep. Materi yang disampaikan membahas pentingnya mengenali faktor risiko genetik hipertensi dan diabetes melitus, upaya pencegahan melalui pola hidup sehat, pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta peran keluarga dalam mengendalikan risiko penyakit tidak menular. Penyampaian materi berlangsung interaktif dengan disertai sesi tanya jawab yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Sebagai bentuk implementasi kegiatan promotif dan preventif, peserta juga mengikuti pemeriksaan kesehatan berupa skrining sederhana untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing. Kegiatan ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk lebih memahami kondisi kesehatannya sekaligus memperoleh edukasi mengenai langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan Sapa Sehat Masyarakat, BEM KM Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Wiraraja berharap masyarakat Desa Lombang semakin sadar akan pentingnya deteksi dini, memahami pengaruh faktor genetik terhadap risiko hipertensi dan diabetes melitus, serta mampu menerapkan gaya hidup sehat sebagai langkah pencegahan. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Wiraraja dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan berkualitas.

Indonesia
English